5 Orang yang Tetap Miskin Meski Sudah Menang Jackpot Lotre

Susila | March 1, 2018 | 0 | Informasi

 

Banyak orang yang berkata bahwa uang hadiah yang berasal dari judi cepat datang dan cepat pergi. Karena pada dasarnya uang tersebut adalah uang panas sehingga orang yang mendapatkannya akan mudah teledor dan tidak mengatur kembali keuangan pribadinya. Banyak orang yang telah berhasil mendapatkan jackpot lotre namun terbuang dengan sia-sia uangnya dan membuatnya tetap menjadi miskin. Berikut adalah 5 orang yang tetap miskin meskipun sudah memenangkan jackpot lotre.

 

  • David Lee Edwards

 

David Lee Edwards dikenal sebagai penjahat yang sering keluar masuk panjara akibat tindakan kriminalnya. Pada tahun 2001 ia memenangkan judi lotre Powerball dan mendapatkan hadiah uang sebesar 27 juta dolar AS, atau setara dengan Rp. 359 miliar.

Karena memang pada dasarnya ia penjahat, pria yang berasal dari Kentucky, Amerika Serikat ini menghabiskan uang hadiah lotrenya untuk narkoba, pesta dan membeli barang-barang mewah seperti mobil sport, rumah mewah, kuda balap bahkan sebuah jet pribadi.

Karena mobilnya sangat banyak, hal ini membuat tetangganya komplain karena komplek perumahan yang didiami sudah seperti dealer mobil. Namun waktu berlalu hingga 5 tahun lamanya uang hadiah lotre tersebut habis tidak tersisa dan membuat Edwards jatuh miskin.

Gaya hidup Edwards yang senang memakai narkoba justru membuat dirinya terlilit hutang. Istirnya pun meninggalkannya karena tidak tahan hidup miskin.

 

  • Michael Carrol

 

Michael Carrol adalah seorang warga Inggris yang berhasil memenangkan hadiah jackpot lotre sebesar 15,5 juta US dollar atau setara dengan Rp. 215,2 miliar ketika usianya masih berumur 19 tahun.

Karena masih remaja, ia bertingkah seenaknya dan langsung mendapatkan sorotan. Publik mencapnya sebagai “Lotto Lou” atau pemenang lotre yang udik setelah tingkah lakunya untuk pesta-pestaan dan tidur dengan banyak PSK dalam 10 tahun.

Carrol berkata bahwa dalam sehari ia menghabiskan uangnya untuk pesta dengan 4 wanita PSK. Lebih parahnya lagi ia pernah tidur dengan 20 wanita dalam sehari. Ia pun menghabiskan sekitar 3000 US dollar atau Rp.41,6 juta untuk membeli kokain demi mendapatkan energy. Carrol akhirnya jatuh miskin dan juga dipenjara.

 

  • Callie Rogers

 

Pada usia 16 tahun, Callie Rogers adalah pemenang hadiah jackpot lotre termuda di negara Inggris. Tepatnya di tahun 2003, Callie mendapatkan hadiah uang sebesar 1,9 juta pound sterling atau lebih dari 31 Miliar rupiah.

Sayangnya, uang yang berlimpah tersebut tidak dapat di investasikan dengan benar, ia menghabiskannya untuk operasi plastic, narkoba, liburan dan pesta. Sepuluh tahun kemudian pada 2013 Callie yang tadinya menyandang status sebagai miliarder kini jatuh miskin dan hanya menyisakin uang di rekening sebesar 2000 pound streling atau 33 juta rupiah.

 

  • Evelyn Adams

 

Seorang wanita asal Amerika Serikat ini pernah memenangkan hadiah jackpot lotre di New Jersey sebanyak 2 kali, yaitu pada tahun 1985 dan 1986. Adams mendapatkan uang sebesar 5.4 juta US dollar atau setara dengan 54 miliar rupiah.

Namun kekayaannya tersebut memang sesaat, karena sekarang ia jatuh miskin dan tinggal di rumah trailer. Ketika dahulu uangnya berlimpah banyak orang yang meminta-minta untuk mendapatkan uang dari Adams. Namun, uang tersebut juga dipakai lagi untuk judi dan akhirnya bangkrut.

 

  • Ken Proxmire

 

Sebelum memenangkan hadiah jackpot lotre sebesar 1 juta US dollar di tahun 1975, ken adalah seorang montir di Michigan. Ia berusaha untuk menginvestasikan uangnya dan pergi ke California untuk membuka showroom mobil. Tertimpa sial, dalam waktu 5 tahun usahanya pun bangkrut dan memaksa ia harus menjadi montir kembali.

Related Posts

Find Us

Address
Chowmohoni Agrabad, Indonesia

Hours
Monday—Friday: 9:00AM–5:00PM
Saturday & Sunday: 11:00AM–3:00PM

About This Site

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim.